Selamat Datang Di klik-pantura.blogspot.co.id .

Disclaimer : www.klik-pantura.blogspot.co.id sedapat mungkin menyampaikan informasi yang ada dengan akurat dan benar. Namun demikian klik-pantura.blogspot.co.id tidak dapat menjamin informasi yang di sampaikan adalah akurat sepenuhnya dengan demikian, tidak boleh di jadikan sebagai acuan bisnis online anda. klik-pantura.blogspot.co.id dibebaskan dari segala tuntutan terhadap keputusan yang di ambil terhadap bisnis online anda yang di karenakan informasi ini. kerugian dan keuntungan yang terjadi menjadi tanggung jawab anda. layanan yang kami tawarkan hanya informasi tentang bisnis online.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Showing posts with label Tips dan Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Trik. Show all posts

Monday, December 5, 2011

Cara Instalasi Expert Advisor / Robot Forex Pada Metatrader 4

Dibawah ini adalah langkah-langkah melakukan instalasi expert advisor / robot forex:
  1. Pastikan dulu metatrader Anda tidak dalam keadaan terbuka. Jika masih terbuka silakan tutup metatrader Anda, dengan mengklik tombol X yang ada di pojok kanan atas.
  2. Kopikan file expert advisor yang akan Anda gunakan. File expert advisor bisa berupa file ex4 atau mq4, kopikan file tersebut ke dalam folder C:\program files\metatrader xxx\experts.
  3. Bila expert advisor yang Anda gunakan berbasiskan custom indicator (indikator bukan bawaan metatrader), maka kopikan juga file indikator tersebut ke folder C:\program files\metatrader xxx\experts\indicators.
  4. Kemudian buka metatrader Anda.
  5. Lihat pada bagian panel sebelah kiri, terdapat panel Navigator, klik pada tanda + (plus) yang ada disamping tulisan Expert Advisor, kemudian akan muncul nama-nama expert advisor yang Anda miliki. Klik kanan pada salah satu expert advisor yang akan Anda kemudian klik kiri pada Attach to chart.
  6. Setelah Anda meng-klik pilihan Attach To Chart maka Anda akan dibawa ke panel common dari expert advisor Anda. Kita harus memberikan amandat kepada EA untuk melakukan automatic trading dengan cara memberikan centang pada menu Allow Live Trading.
  7. Kemudian klik OK.
  8. Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan EA Anda, caranya yakni dengan mengklik tombol EA yang ada di panel atas metatrader Anda. Klik tombol tersebut dari yang tadinya berwarna merah menjadi hijau (aktif).
  9. Untuk memastikan bahwa EA Anda telah bekerja maka lihatlah pada pojok kanan atas dari chart Anda, lihat apakah sudah ada wajah senyum? Jika memang sudah ada wajah senyum maka EA Anda telah Aktif. Namun bila ada wajah murung/sedih dan atau tanda silang X maka EA Anda belum aktif.
  10. Langkah terakhir yang sering dilupakan tetapi sangat penting yakni restart Metatrader Anda, terkadang EA sudah aktif namun tidak bisa trading, oleh karena itu Metatrader perlu kita restart.
  11. Cara merestart Metatrader adalah tutup metatrader kemudian buka lagi metatradernya tanpa perlu men-setting EA lagi.
  12. Langkah selanjutnya adalah menunggu EA untuk membuka posisi sesuai dengan sinyal atau trading system yang ada di dalam EA tersebut.

Sumber : ecandlestick.com 

Sunday, December 4, 2011

Memulai Lebih Untuk Mendapatkan Lebih


Well, seperti bisnis lainnya, forex membutuhkan modal untuk dapat berkembang dan menghasilkan profit yang cukup bagi Anda. Kebanyakan pialang menerapkan syarat seminim mungkin untuk siapa pun yang hendak membuka real  account melalui mereka. Namun tentu saja Anda dapat memulai dengan modal lebih dari minimum yang diwajibkan oleh pialang.

Dilihat sekilas nampaknya ini adalah hal yang bodoh. Membenamkan sejumlah besar dana untuk sebuah investasi yang mungkin baru Anda kenal.

Forex berbeda dengan investasi lainnya yang mungkin biasa Anda kenal. Dalam forex, investor bersikap aktif dan menentukan sendiri keputusan investasinya secara langsung. Pendeknya, dengan perhitungan yang matang, Anda dapat menentukan aksi beli/ jual Anda sendiri dan membukukan profit disana. Tetapi sebaliknya dengan keputusan yang salah, rugi dapat segera terjadi dalam investasi Anda.

Mari kita lakukan perhitungan sederhana seperti ini:

Pada saat artikel ini dibuat, nilai tukar GBPUSD adalah 2.0100. Itu artinya untuk melakukan pembukaan posisi sebanyak 1  lot pada  contract size 10.000 dimana dibutuhkan  margin jaminan 1% dari modal yang dibutuhkan, kita memerlukan dana sebesar 2.0110 x 10.000 x 1/100 = 201 Dollar. Untuk membuka posisi baik Buy atau Sell kita membutuhkan 201 Dollar sebagai margin jaminan.

Katakanlah Saya memulai investasi forex Saya dengan modal awal sebesar $250 itu berarti hanya tersisa $250 - $201 = $49 sebagai dana cadangan untuk menahan pergerakan posisi yang berlawanan dengan posisi Saya.

Seandainya posisi Buy diambil pada rate 2.0110. Lalu kemudian dalam beberapa jam GBPUSD turun ke posisi 2.0061 maka posisi Buy Saya sudah habis terkena  margin call. Bagi yang belum mengetahui margin call, itu adalah ditutupnya posisi kita secara otomatis oleh sistem dikarenakan kurangnya jaminan kita untuk menahan pergerakan pasar. Sebuah mimpi buruk bagi seorang trader forex.

Dalam kasus ini margin call terjadi karena terlalu minimnya dana yang di miliki untuk mengantisipasi pergerakan mata uang. Ingat bahwa kita tidak dapat mengetahui apa yang terjadi di masa yang akan datang dengan akurat 100%. Bisa saja setelah harga turun ke titik 2.0061 harga kembali naik sesuai dengan yang Anda harapkan. Dengan demikian pada dasarnya prediksi kita akurat. Hanya saja kita memulai dengan modal yang terlalu kecil.



Perhatikan gambar diatas. Rasanya sudah cukup menjelaskan mengapa kami tidak merekomendasikan memulai investasi forex Anda terlalu minim.

Jika dilihat dari kasus diatas mungkin margin call tidak perlu terjadi seandainya:
  • Posisi Buy tidak pada harga 2.0110 tetapi dibawah dari itu. Di 2.0061 misalnya.
  • Modal awal saya lebih besar dari $250.
Pilihan pertama menuntuk kemampuan analisa yang sangat baik dan skill seorang proficient trader. Apalagi jika Anda adalah pemula. Trader yang kawakan pun tidak mampu mengetahui penurunan harga dengan tepat 100%. Kita bukan peramal bukan?


Lalu Berapa Modal MInimum yang Diperlukan?

Pertanyaan ini menyangkut bagaimana tipe trading Anda, maximum drawdown dan seberapa mahir Anda dalam memprediksi pergerakan mata uang. Semakin mahir Anda semakin kecil dana yang dibutuhkan untuk memulai investasi forex Anda. Perihal bagaimana menentukan tipe trading dan apa itu maximum drawdown, telah ditulis dengan lengkap pada artikel Create a Trading System pada Sekolah Forex.

Namun sederhananya mulailah dengan modal yang cukup. Apabila Anda memutuskan untuk tidak mau memasang Stop Loss dalam bertrading Anda kelak dikarenakan sulitnya menentukan besaran Stop Loss yang tepat dan menghasilkan probabilitas profit yang benar, sah-sah saja. Namun tentu saja siapkan modal yang cukup dan hindari over sizing (membuka posisi terlalu banyak) ketika bertrading.

Dengan 4 lot posisi yang terbuka dalam setiap trading Anda, seharusnya modal sebesar $3000 lebih dari pada cukup. Jika terjadi kesalahan dalam memprediksi pergerakan mata uang, Anda dapat menunggu sampai harga kembali berbalik arah dan target profit tercapai.


Apa yang Belajar Forex dapat Berikan Jika Anda Membuka Real Trading Sebesar $3000?

Tentu saja dengan menyarankan pembukaan margin sebesar $3000 kami juga bertanggung jawab terhadap progress trading Anda. Belajar Forex memberikan berbagai fasilitas menarik bagi Anda yang bertrading dengan modal awal minimum sebesar $3000. Bukan saja membantu mengamankan trading Anda sendiri namun juga berbagai dukungan dapat Anda peroleh. Diantaranya adalah:

  • Bonus Forex  Premium CD atau Belajar Forex Education Journal seharga Rp 500.000 yang akan kami kirimkan langsung ke alamat Anda. Anda tidak perlu membayar apa pun untuk mendapatkannya.
  • Asistensi trading langsung ke email Anda untuk setiap suggest pembukaan posisi yang diprediksi menguntungkan.
  • First class administration process
  • Gratis satu kali one on one private training di Jakarta
  • Berbagai program edukasi dan asistensi lainnya yang akan ditambahkan dari waktu ke waktu.

Saturday, December 3, 2011

Resiko Dan Managamen nya

Seperti telah dijelaskan pada pernyataan tadi, sebuah investasi, apapun jenisnya, memiliki resiko selain juga profit yang diharapkan. Resiko ini berupa kehilangan sebagian atau seluruh dana yang kita investasikan entah dalam waktu yang lama atau bahkan juga dalam waktu yang singkat. Dalam hitungan hari misalnya.

Ada sebuah hukum yang berlaku secara umum dalam dunia investasi: sebuah investasi yang menjanjikan return besar, maka investasi tersebut memiliki resiko yang sama besarnya dengan return yang dijanjikan. Sebaliknya, jika Anda mencari investasi dengan resiko kecil, biasanya return yang ditawarkan juga kecil.

Hal ini perlu dipahami mengingat tidak semua orang memiliki profil investasi yang sama. Ada orang-orang yang bertipe  risk lover dengan alasan return yang dijanjikan juga besar. Sebaliknya, ada juga yang lebih mengutamakan keamanan dananya dan mencari investasi dengan resiko seminimal mungkin dengan konsekuensi return yang dihasilkan juga kecil. Orang-orang seperti ini biasa disebut risk averter. Tidak ada yang lebih baik satu sama lainnya. Itu kembali kepada karakter pribadi masing-masing investor.

Beberapa contoh investasi yang memiliki resiko kecil di pasar finansial diantaranya deposito, reksadana terproteksi, Surat Utang Negara, dan tabungan. Yang bersifat high risk diantaranya adalah Saham dan produk bursa berjangka.

Bagaimana dengan forex trading? Karena tergolong sebagai produk investasi burasa berjangka (index, komoditi dan forex), maka forex trading tergolong investasi yang sifatnya high risk. Artinya forex trading tergolong memiliki resiko tinggi. Salah satu yang tertinggi diantara instrumen investasi keuangan lainnya.
{mospagebreak}
Beberapa faktor resiko yang harus Anda ketahui sebelum memulai investasi pada forex trading :

• Memiliki kemungkinan kehilangan dana 100%
• Arus dana sangat cepat (very liquid)
• Tidak ada metode trading yang dapat menjamin Anda pasti untung 100%. Ada banyak metode trading yang
bagus namun tidak ada satu pun yang dapat menjamin pasti untung 100%.

Pernah diadakan sebuah pooling yang diadakan oleh salah satu forum forex terkenal di dunia, Moneytec. Pooling tersebut ditujukan kepada para trader yang masih aktif bertrading. Pertanyaan pada pooling tersebut hanya satu: Selama mereka aktif bertrading apakah mereka mengalami keuntungan atau sebaliknya mengalami kerugian? Hasilnya 60 persen mengaku bahwa jika ditotal-total, mereka masih mengalami kerugian dalam bertrading.Sisanya 40% telah berhasil mengembangkan investasinya dari 10% hingga 400% perbulannya! Namun yang menyedihkan dari 60% yang mengalami kerugian/ loss, 90% diantaranya adalahj para pendatang baru!

Itu sebabnya BelajarForex hadir ke hadapan Anda. Isi dari website ini memang ditujukan bagi mereka yang merasa pengetahuan forex tradingnya masih minim dan masih perlu belajar lebih banyak.

Forex trading bukanlah sebuah “quick rich scheme” yang dapat membuat Anda kaya mendadak tanpa harus bekerja keras. Tidak. Itu mimpi! Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras. Kerja keras merupakan bagian yang tak terpisahkan dari mereka yang mengalami kesuksesan finansial dalam hidupnya. Termasuk mereka yang sukses melalui forex trading. Diperlukan kerja keras untuk mempelajari analisa dan perilaku pasar sehingga kita dapat menebak arah pergerakan harga dengan akurat. Begitu juga diperlukan mental ekstra ketika hasil trading tidak sesuai dengan yang kit harapkan.

Tanyakanlah pada trader-trader sukses yang Anda kenal, apakah mereka pernah mengalami jatuh bangun dalam trading mereka. Dan jawabannya hampir pasti adalah ya. Kesuksesan hanyalah disediakan bagi mereka yang mau berusaha dan belajar terus menerus memperbaiki dirinya.
{mospagebreak}
Nah berkaitan dengan resiko yang harus dihadapi jika kita hendak memulai investasi di forex, diperlukan kiat-kiat khusus untuk memperkecil, atau bahkan membalikkan posisi kita yang tadinya minus menjadi kembali positif dan memperoleh untung. Berikut beberapa kiat dan  manajemen resiko yang bisa Anda ambil:

1. Cut loss: Merupakan aksi menutup posisi Anda yang berlawanan dengan pergerakan harga pasar. Cut loss
digunakan untuk membatasi kerugian yang dialami sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi.

Sebagai contoh, katakanlah kita sedang membuka posisi kita pada GBPUSD Open Buy pada harga 1.8000. Membuka posisi Buy berarti kita mengharapkan harga naik melebihi 1.8000 sehingga kita memperoleh untung. Harapan kita harga bergerak misalnya hingga 1.8100 sehingga kita bisa memperoleh profit 100 point. Namun apa daya, ternyata harga bergerak berlawanan dengan yang kita harapkan. Ternyata harga bergerak turun terus menerus dari 1.8000 menjadi 1.7980 dan masih menunjukkan tendensi turun.

Nah daripada kita mengalami kerugian lebih lanjut dan akhirnya mengalami  margin call maka lebih baik posisi ditutup meskipun kita menanggung kerugian 20 point (1.8000 menjadi 1.7980 = -20 point). Aksi ini dinamakan cut loss yaitu menutup posisi yang merugi guna mencegah kerugian yang lebih besar.

2. Switching : Aksi ini mirip dengan cut loss, namun bedanya setelah menutup posisi kita yang merugi, kita
membuka posisi baru dengan arah yang sama dengan pergerakan harga pasar.
Pada kasus yang sama dengan cut loss diatas, maka kita menutup posisi kita di 1.7980 lalu kita membuka sebuah posisi baru Open Sell karena harga cenderung mengalami penurunan. Dengan demikian jikalau harga terus turun katakanlah mencapai 1.7900 maka secara keseluruhan kita mengalami loss 20 point namun memperoleh profit sebesar 80 points (1.7980-1.7900 = 80) sehingga total kita masih memperoleh profit 60 points.
{mospagebreak}

3. Averaging : Cara ini memerlukan modal ekstra untuk mempertahankan posisi yang telah kita buka yang ternyata
bergerak berlawanan dengan harga pasar.

Katakanlah pada kasus yang sama dengan contoh Cut Loss diatas, maka jika kita hendak melakukan aksi averaging maka kita membuka posisi baru namun dalam hal ini tidak seperti switching yang menutup posisi kita yang mengalami kerugian lalu membuka posisi baru yang berlawanan dengan posisi kita yang sebelumnya dengan alasan harga telah bergerak turun. Pada averaging kita tidak menutup posisi kita yang telah dibuka (pada kasus ini Open Buy) lalu bahkan kita menambahinya dengan membuka posisi baru dengan arah yang sama yaitu Open Buy kembali!

Mengapa demikian? Bukankah kita telah melakukan Open Buy sebelumnya dan mengalami kerugian, lalu mengapa kita melakukan Open Buy kembali? Alasannya sederhana, kita berharap karena harga telah turun maka harga akan kembali naik sehingga ketika kita melakukan aksi Open Buy yang kedua diharapkan harga bergerak naik bahkan melampaui Open Buy kita yang pertama sehingga kita memperoleh keuntungan ganda.

Ketiga manajemen resiko diatas sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan. Jadi, betapa sayangnya kita mengalami kerugian hanya karena kita tidak mengatahui hal diatas. Namun apakah dengan mengetahui ketiga manajemen resiko tersebut kita dipastikan tidak pernah mengalami loss?

Jawabannya tentu saja tidak. Kalau Anda cermati, ketiga manajemen resiko diatas bertumpu pada satu hal: kemampuan kita menganalisa pergerakan harga. Ya, memang itulah inti dari forex trading. Manajemen resiko bahkan tidak pernah menjadi efektif apabila kita tidak mampu melakukan analisa dengan benar dan akurat. Jadi, mengetahui analisa adalah keharusan dalam memulai investasi di forex trading.

Sumber : belajarforex

Thursday, December 1, 2011

Strategi Kuliah Tanpa Biaya


STRATEGI PERTAMA
KIAT PRAKTIS MEMILIH TEMPAT KULIAH
(Dari yang bayar sampai yang GRATIS)


Apabila tekad untuk kuliah sangat kuat, sementara kemampuan
biaya sangat minim, maka tidak perlu cemas atau putus asa dulu, apalagi
sampai memutuskan untuk tidak kuliah. Modal kuliah yang paling besar
adalah TEKAD YANG KUAT. Ada beberapa langkah yang bisa
dilakukan untuk mengatasi kekurangan biaya, yaitu antara lain :


1. Membandingkan jurusan-jurusan yang dipilih di beberapa
perguruan tinggi, lalu dipilih yang biayanya paling murah.

Akan tetapi jangan lupa untuk tetap melihat kualitas jurusan dan perguruan
tinggi tersebut. Apabila pilihan Jurusan atau Program Studi sesuai
dengan minat di perguruan tinggi yang diinginkan maka berarti tidak
ada pilihan bahwa biaya kuliah harus sesuai dengan Jurusan atau
Program Studi pilihan itu. Tapi tidak usah takut, MASALAH BIAYA
PASTI ADA SOLUSINYA, diantaranya adalah dengan beasiswa.
Untuk saat ini ada banyak lembaga swasta, institusi pemerintah atau
perseorangan yang memberikan bantuan beasiswa, bahkan secara full
alias penuh selama kuliah bahkan kadang-kadang ada juga yang
sekalian memberi biaya hidup juga ! enak bukan, tanpa ada ikatan lagi.






2. Memilih jurusan yang disubsidi atau diberi fasilitas beasiswa. 

Di beberapa perguruan tinggi biasanya ada jurusan tertentu yang diberi
fasilitas beasiswa. Namun biasanya jurusan ini menuntut kemampuan
yang lebih dibandingkan dengan jurusan yang lain, karena jurusan ini
biasanya mempunyai kekhususan-kekhususan seperti bahasa yang
dipergunakan dalam perkuliahan adalah bahasa asing dan seleksi
penerimaan mahasiswa lebih ketat terutama dalam masalah nilai ijazah
& raport sewaktu SLTA serta hasil ujian masuk. Pembukaan jurusan
khusus dengan fasilitas beasiswa ini biasanya tidak selamanya,
tergantung kebutuhan serta kebijakan pimpinan perguruan tinggi yang
bersangkutan.


3. Dispensasi biaya pendaftaran dan biaya kuliah (SPP) di
perguruan tinggi. Langkah lain yang dapat diambil sebelum masuk
kuliah adalah dengan menanyakan ke perguruan tinggi tempat kita
akan kuliah tentang dispensasi biaya pendaftaran dan biaya kuliah di
perguruan tinggi yang bersangkutan. Saat ini perguruan tinggi rata-rata
menyediakan fasilitas keringanan biaya pendaftaran dan SPP kuliah.


4. Memilih kuliah kedinasan atau kuliah ikatan dinas. Pilihan lain
yang dapat dilakukan adalah dengan kuliah ikatan dinas di akademi
atau sekolah tinggi tertentu. Kuliah dengan sistem ikatan dinas ini
biasanya setelah selesai kuliah langsung ditempatkan kerja. Selain itu,
biasanya kuliah ikatan dinas ini tidak bayar uang kuliah alias gratis,
bahkan diberi uang saku.


5. Kuliah dengan Program Beasiswa. 

Saat ini banyak lembaga, baik lembaga pemerintah maupun swasta, yang menawarkan program beasiswa penuh selama kuliah. Beaasiswa-beasiswa ini biasanya tanpa ada ikatan apapun.





STRATEGI KEDUA
KIAT PRAKTIS MENGATASI MASALAH UANG KULIAH


Solusi yang paling sering dilakukan berkaitan dengan kesulitan
uang kuliah adalah dengan mencari beasiswa. Tapi masalahnya, kadang
banyak mahasiswa atau calon mahasiswa yang belum mengetahui
informasi tentang seluk beluk beasiswa ini.
Ada banyak lembaga baik pemerintah maupun swasta –
jumlahnya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan- yang memberikan
beasiswa, yaitu antara lain :


1. Beasiswa dari perguruan tinggi tempat kuliah. Biasanya di setiap
perguruan tinggi ada anggaran khusus untuk beasiswa. Beasiswa yang
berasal dari perguruan tinggi ini biasanya ada tiga macam, yaitu
beasiswa berprestasi, beasiswa aktifis dan beasiswa kurang
mampu.


2. Beasiswa dari lembaga pemerintah. Lembaga pemerintah yang
setiap tahun mengeluarkan beasiswa diantaranya adalah Departemen
Pendidikan Nasional (Diknas) dan Departemen Agama (Depag). Hal
ini bisa dipahami karena kedua departemen ini mengurusi masalah
pendidikan. Kuota/jatah beasiswa yang disediakan biasanya cukup
banyak sehingga diharapkan banyak mahasiswa yang terbantu. Selain

 itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) biasanya menyediakan
anggaran untuk beasiswa.


3. Beasiswa dari lembaga atau yayasan swasta. Selain dari instansi
pemerintah, beasiswa juga banyak diberikan oleh lembaga atau
yayasan swasta. Lembaga-lembaga pemberi beasiswa ini umumnya
memberikan beasiswa melalui perguruan tinggi. Namun ada juga
lembaga pemberi beasiswa yang menyalurkan beasiswanya langsung
kepada mahasiswa tanpa melalui perantara perguruan tinggi.
Lembaga pemberi beasiswa ini jumlahnya mencapai ratusan.


4. Beasiswa Non Formal. Beasiswa ini biasanya berasal dari individu
yang dermawan. Beasiswa atau bantuan studi dalam bentuk ini sangat
bergantung pada keaktifan mahasiswa menjalin hubungan yang baik
dengan pihak lain.







STRATEGI KETIGA
KIAT PRAKTIS MENDAPATKAN BUKU RUJUKAN
PERKULIAHAN
(Dari yang Harganya Murah sampai yang GRATIS)


Hal yang tak kalah pentingnya dalam kuliah adalah mencari buku-
buku yang dijadikan sumber rujukan dalam perkuliahan. Mahasiswa dan
buku adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan. Namun untuk saat ini,
dimana ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sedemikian pesat,
maka sumber ilmu pengetahuan dapat diperoleh tidak hanya dari buku.
Koran, majalah, televisi, radio, internet atau yang lainnya merupakan
beberapa sarana yang dapat digunakan untuk memperoleh ilmu
pengetahuan.
Dalam perkuliahan, umumnya masih memakai buku sebagai
rujukan utama. Oleh karena itu, maka mau tidak mau, mahasiswa harus
”akrab” dengan buku. Apabila dana untuk membeli buku sebagai rujukan
kuliah tersedia dalam jumlah yang relatif cukup maka hal ini tidak
menjadi masalah. Biasanya banyak toko buku di sekitar kampus yang
menyediakan buku-buku rujukan perkuliahan. Begitu juga di koperasi
kampus.
Namun apabila dana untuk membeli buku ini sangat minim, atau
bahkan tidak ada sama sekali, maka ada beberapa alternatif yang dapat
dilakukan untuk mendapatkan sumber materi perkuliahan ini, yaitu


antara lain membeli buku di toko atau pasar murah, fhoto copy buku
atau makalah dari dosen, menjadi anggota perpustakaan, mencari buku
rujukan kuliah di internet, membeli buku dalam bentuk CD atau dengan
mengajukan permintaan ke lembaga pemberi buku secara gratis.






STRATEGI KEEMPAT
KIAT PRAKTIS MENCARI TEMPAT TINGGAL
(Dari yang Bayar sampai yang GRATIS)


Hal lain yang biasanya menjadi perhatian bagi mahasiswa adalah
mencari tempat tinggal. Tentu saja masalah ini khusus bagi para
mahasiswa yang tidak tinggal di rumah orang tua atau saudara.
Prinsip yang biasanya dijadikan pedoman dalam mencari tempat
tinggal adalah mencari tempat tinggal yang murah, aman dan nyaman.
Apabila dana yang tersedia untuk tempat tinggal ini cukup maka mencari
tempat tinggal tidak begitu menjadi masalah. Tinggal mencari tempat
yang cocok, sementara harga sewa/kontrak tempat tinggal tidak menjadi
masalah.
Ada beberapa pilihan anternatif yang biasanya dilakukan
mahasiswa berkaitan dengan masalah tempat tinggal ini, yaitu antara lain :
tinggal di daerah yang masih murah, sewa tempat tinggal secara bersama-
sama, tinggal di asrama, tinggal di suatu lembaga




STRATEGI KELIMA
KIAT PRAKTIS MENGATASI BIAYA HIDUP


Untuk memenuhi kebutuhan hidup, banyak mahasiswa yang
melakukan usaha sampingan selain kuliah yang menghasilkan uang atau
sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Imbalan yang
didapatkan dari usaha ini tidak perlu mesti uang, tetapi dalam bentuk lain
pun tidak jadi masalah.
Usaha yang dilakukan tentu saja harus merupakan usaha yang
halal. Dan juga yang tidak kalah pentingnya adalah tidak terlalu menyita
waktu kuliah dan belajar serta hanya memerlukan sedikit modal atau
bahkan tanpa modal sama sekali (bagi yang kemampuan dananya
terbatas). Lain lagi dengan mahasiswa yang berkecukupan namun ingin
mandiri dengan wiraswasta, maka modal usaha mungkin tidak terlalu
menjadi masalah.
Kunci dari usaha ini adalah jeli dalam melihat setiap peluang.
Banyak, misalnya, mahasiswa yang ketika ada kegiatan di kampus mereka
tidak malu untuk berjualan minuman dan makanan. Tentu saja
dagangannya laku karena berjualan secara ”jemput bola”.
Ada beberapa usaha sampingan yang biasanya dilakukan
mahasiswa, yang tentu saja masih banyak usaha-usaha lain yang dapat
dilakukan :



1. Menulis di media masa
Saat ini, media masa baik berupa koran, tabloid atau majalah
banyak sekali serta mudah untuk didapatkan, baik di pedesaan, apalagi di
perkotaan. Media masa ini ada yang tingkat daerah dan nasional.
Jumlahnya lebih dari 100 untuk seluruh Indonesia.
Setiap terbit, media masa ini memerlukan tulisan-tulisan baik
berupa artikel, opini, cerita pendek (cerpen), surat pembaca, resensi buku
dan sebagainya. Bayangkan, untuk satu koran harian (yang terbit setiap
hari), berapa ratus tulisan yang mereka butuhkan dalam satu bulan ! Dan
biasanya, setiap tulisan yang dimuat diberi honorarium. Untuk koran
tingkat lokal biasanya sekali dimuat honornya sekitar Rp.100.000,00
bahkan bisa lebih. Dan untuk koran nasional honornya paling kecil
sekitar Rp. 300.000,00-an, bahkan ada yang sampai Rp. 750.000,00
bahkan bisa lebih. Jadi, peluangnya banyak dan honornya menggiurkan
pula. Tinggal berlatih menulis saja. Kata sebagian penulis senior, biasanya
untuk penulis pemula ada rumus 1 : 10, artinya diantara 10 tulisan yang
dikirimkan, biasanya ada satu yang dimuat.
Untuk melakukan hal ini, kita tinggal membaca dan mengamati
rubrik-rubrik yang ada di suatu koran/tabloid/majalah, lalu mana yang
kira-kira kita mampu untuk membuat tulisan. Tulisan tidak hanya
berbentuk tulisan ilmiah. Puisi, cerita pendek (cerpen), pengalaman
pribadi dan hal-hal lainnya biasanya ada rubrik khusus yang
memfasilitasinya.


2. Menyediakan jasa pengetikan
Bagi mahasiswa yang mempunyai kemampuan mengetik cepat
bisa memanfaatkannya dengan menjual jasa pengetikan kepada
mahasiswa lain. Hal ini bisa dilakukan dengan membuka rental
pengetikan sendiri atau hanya mengetik saja. Kalau membuka rental
sendiri tentu saja memerlukan modal untuk pembelian komputer dan
penyediaan tempat. Kalau hanya menyediakan jasa pengetikan saja, tentu
promosi yang gratis adalah lewat teman-teman kuliah.
Kalau setiap hari ada yang memanfaatkan jasa kita minimal 2
orang dengan imbalan masing-masing misalnya Rp. 10.000,- maka hal ini
sudah lumayan untuk ukuran mahasiswa. Belum lagi kalau seseorang
menyuruh mengetik kadang-kadang menanggung juga urusan konsumsinya !

dan masih banyak usaha-usaha lainnya yang dapat dilakukan
sesuai dengan bakat, kemampuan dan kreatifitas mahasiswa yang
bersangkutan.


Sumber : A Furqon [ Dosen ]

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More